A Life Long Learning PKPU Atas Interaksi dengan Internasional NGO

31 يناير، 2012 11:27 ص

Oleh Rahma Damayanty *)


Setiap detik waktu yang kita jalani, setiap peristiwa yang kita hadapi adalah sebuah pembelajaran.  Sebab itu, kesadaran akan pemaknaan setiap pengalaman adalah penting adanya.  Begitu juga dengan interaksi antara PKPU dengan NGO-NGO Internasional yang ada di Indonesia.

Selalu ada pembelajaran yang berharga setiap kali menjalin kerjasama dengan Lembaga International.  Baik itu kerjasama sebatas interaksi untuk sharing pengalaman, penjajagan dan inisiasi program. Pembelajaran akan semakin mendalam ketika sudah terjalin suatu kerjasama antara PKPU dengan NGO-NGO Internasional yang ada.

Belajar Totalitas Dari Islamic Relief
Interaksi dengan Islamic Relief berawal dari keinginan lembaga ini mengajukan program program “Promotion of Quality Basic Education Through School Based Management Approach in Kulon Progo Indonesia.”  Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dengan memberdayakan dan membangun kapasitas Pemerintah dan pelaku pendidikan non formal dan pendidikan. 

Pembelajaran yang dapat diambil dari interaksi dengan Islamic Relief antara lain, pertama, Profesionalitas Kerja.  Islamic Relief di Indonesia memandang penting bekerjasama atau bermitra dengan patner lokal agar supervisi dapat lebih mudah dan efektif dilakukan.  Pengawalan program juga dapat dilakukan dengan lebih dekat. 

Partner lokal yang bermitra dengan NGO International seperti itu belajar menempatkan diri sebagai Project Implementing Unit yang harus bekerja professional. Dimana Islamic Relief benar-benar kita tempatkan sebagai Project Management Unit.

Kedua, kita belajar detailisasi program.  Kita belajar menyusun proposal dan program yang lebih detail serta menyiapkan sumber daya manusia yang tepat dan berkualitas, dan berkas-berkas terkait yang lengkap, serta porsi dan kapasitas kerja yang cermat dan sistematis.

Ketiga, totalitas. Interaksi dengan Islamic relief secara langsung mengajarkan totalitas dalam pengerjaan program. Waktu, perhatian, energi mental benar-benar diupayakan agar program ini berjalan dengan sukses.

Keempat, sistem evaluasi. Sistem evaluasi suatu proposal memberikan pembelajaran, bagaimana menyusun sebuah proposal yang berdaya dan tepat pada sasaran. Ini merupakan pembelajaran yang sangat berharga bahwa sebuah kerumitan proses tersebut, sungguh suatu rangkaian yang penting dan mempengaruhi proses keberhasilan program itu sendiri.

Ketika berkesempatan untuk belajar dari ACF (Action Contre La Faim) berkaitan dengan pendekatan yang lebih efektif dalam program kampung Tangguh di Kampung Pulo, Jakarta Timur 2010 yang lalu, PKPU pun belajar pendekatan baru dalam program community empowerment ini.

ACF yang berpengalaman dalam program kesehatan dan water sanitation hygiene, antara lain di NTTmembagikan pengalamannya yang sama untuk program DRR di Kampung Pulo dengan cara tidak turun langsung menyentuh masyarakat. 

Namun menggunakan community organizer. Community organizer adalah sekelompok orang yang dipilih dan dilatih, didampingi dan ditingkatkan kapasitas agar mampu menjadi mentor bagi masyarakatnya sendiri. Dengan cara ini pemberdayaan dapat diupayakan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

Tentu masih sangat banyak pembelajaran yang berharga yang didapatkan dari interaksi dengan NGO internasional lainnya. Maka, setiap baris pengalaman dan pengetahuan baru, adalah sebuah pembelajaran yang tak pernah akan berhenti.


*) Artikel ini dituliskan berdasarkan wawancara penulis dengan Akbar Ali, Manager Litbang PKPU dan M Kaimuddin, Manager DRM PKPU
 

telah dibaca 402 kali
Bookmark and Share
Tag: a life long learning pkpu

Lihat arsip artikel »

حقوق الطبع و النشر © 2001-2012 - PKPU (الوكالة الإنسانية الدولية). جميع الحقوق محفوظة.

Grha Peduli PKPU Jl. Raya Condet No. 27-G Batu Ampar Jakarta Timur 13520

هاتف. 0804 100 2000 فاكس: (021) 87780013 البريد الإلكتروني: welcome@pkpu.or.id "17/05/12 : 10:28:23