Menggugah Nurani Menebar Peduli lite version  english version  versi bahasa indonesia
SITUS RESMI LEMBAGA KEMANUSIAAN NASIONAL PKPU
    Gedung Graha Peduli PKPU Jl. Raya Condet No. 27-G Batu Ampar Jakarta Timur 13520
    Telp. (021) 87780015 Fax: (021) 87780013 email: customer_relation@pkpu.or.id
HOME PROFIL BERITA ARTIKEL KEUANGAN JEJARING PROGRAM ZAKAT GALERI BUKU TAMU
:: BERITA

Selasa, 05 Februari 2008
Tabungan Qurban 2008
Cara Klasik untuk Masa Depan


PKPU Online BANDUNG − Kita sering kali melakukan perencanaan dan perencanaan selalu terkait dengan masa depan. Contohnya kapan kita lulus kuliah, selanjutnya kerja dimana, kapan akan menikah, anak sekolah dimana, dan seterusnya. Bahkan ada orang yang sejak jauh−jauh hari mempersiapkan peristirahatan terakhirnya (baca : makam).

Selaku ummat Islam, seharusnya kita pun memasukkan perencanaan dalam beribadah. Dalam sebuah ayat di surat Al Hasyr ayat 18, Allah Swt telah berfirman: “Hai orang−orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Salah satu ibadah yang terasa “mahal” dan “mewah” antara lain adalah ibadah qurban. Mengapa demikian? Karena harga beli hewan qurban selalu dibandingkan dengan dengan penghasilan bulanan yang kita terima.

Akhirnya muncul pernyataan−pernyataan, “Wah, uang saya nggak cukup buat qurban.” Atau “Saya belum mampu untuk qurban”, dan lainnya. Akhirnya usia terus berlalu, dan kita pun tak kunjung mampu menunaikan ibadah qurban.

Teringat kisah seorang ibu tua penjual sapu lidi dan kemoceng (baca: pembersih debu dari bulu ayam), yang dengan setia menyisihkan uang Rp 1.000 kadang Rp 2.000 setiap hari untuk membeli hewan qurban.

Dalam sebulan, barangkali ia mampu menyisihkan hingga Rp 60.000, dan setelah setahun ia mampu membeli domba seharga Rp 700.000. Subhanallah, ibu tadi telah mengajarkan kepada kita bahwa qurban bukanlah ibadah yang “mahal” dan “mewah”, yaitu dengan menabung.

Akhirnya kita pun harus merencanakan kapan kita hendak berqurban? Akankah kita berqurban tahun depan? Akankah kita berqurban dan meningkatkan jumlah hewan yang kita qurbankan? Marilah kita mulai merencanakan ibadah−ibadah kita. Hari demi hari kita sisihkan uang untuk berqurban. Karena sesungguhnya menabung adalah cara klasik untuk masa depan.

PKPU Jawa Barat kembali membuka layanan Tabungan Qurban bagi masyarakat yang berniat untuk berkurban pada tahun 2008. Untuk informasi dapat melalui email ke pkpujabar[at]pkpu[dot]or[dot]id atau via telepon melalui kantor PKPU Jawa Barat (022) 7100035 dan untuk daerah Subang (0260) 9141062, Cianjur (0263) 267544, dan Karawang 0811129483.

Pembayaran dapat dilakukan via rekening BCA nomor 6000.34.010.1, Bank Muamalat nomor 101.00339.15, Bank Mandiri nomor 131.000.5072766, atau memanfaatkan layanan kuJemput Qurbanmu. Ibadah menjadi mudah bila direncanakan. (Rully/PKPU Jabar)


 

:: RESUME
BANDUNG - Kita sering kali melakukan perencanaan dan perencanaan selalu terkait dengan masa depan. Contohnya kapan kita lulus kuliah, selanjutnya kerja dimana, kapan akan menikah, anak sekolah dimana, dan seterusnya. Bahkan ada orang yang sejak jauh-jauh hari mempersiapkan peristirahatan terakhirnya (baca : makam).
:: BERITA
copyright (c) 2006 by PKPU