Menggugah Nurani Menebar Peduli lite version  english version  versi bahasa indonesia
SITUS RESMI LEMBAGA KEMANUSIAAN NASIONAL PKPU
    Gedung Graha Peduli PKPU Jl. Raya Condet No. 27-G Batu Ampar Jakarta Timur 13520
    Telp. (021) 87780015 Fax: (021) 87780013 email: customer_relation@pkpu.or.id
HOME PROFIL BERITA ARTIKEL KEUANGAN JEJARING PROGRAM ZAKAT GALERI BUKU TAMU
:: BERITA

Kamis, 27 Oktober 2005
Aksi Medis PKPU di Muzaffarabad Mendapat Sambutan Hangat


PKPU Online MUZAFFARABAD − Ketua Tim Medis Kemanusiaan PKPU, Dr. Amir Zuhdi, MHA didampingi Koordinator Mahasiswa Indonesia Abdul Kholiq Saman, BA melakukan aksi medis dengan memberikan pelayanan kesehatan di daerah pegunungan Muzaffarabad, Kashmir, Rabu (26/10/2005).

Aksi yang dimulai pukul 09.00 sampai pukul 15.00 waktu setempat ini mendapat sambutan hangat dari para korban gempa di Muzaffarabad. Jumlah pasien mencapai angka terbanyak sejak melakukan aksi kemanusiaan di Pakistan, yaitu sebanyak 78 orang. Sebagian besar menderita sakit otot yang menimpa para orang tua.

Hali ini disebabkan terlalu lelahnya beban perjalanan para warga dalam mengangkut makanan. Jarak yang harus ditempuh oleh setiap orang sepanjang 22 km dari Muzaffarabad ke tempat tinggal di daerah pegunungan hanya untuk mengambil makanan untuk persediaan musim dingin.

Penderita terbanyak kedua adalah mereka yang menderita penyakit maag. Ini disebabkan oleh tidak teraturnya jam makan dan kurang higienisnya makanan yang dikonsumsi. Sedangkan anak−anak rata−rata menderita penyakit diare karena kurang bersihnya lingkungan sekitar. Lainnya, ada 13 orang yang menderita patah tulang, baik paha, tangan maupun lavikula.

Sehari sebelumnya, Ketua Tim Rescue Kemanusiaan PKPU Boy Muslim didampingi Syahril Bukit, mendapat tawaran kerjasama dari Presiden IHH Turki untuk mendirikan Rumah Sakit Bersama di Muzaffarabad dan daerah lain di Pakistan dalam jangka panjang, sekurang−kurangnya selama dua tahun.

PKPU diminta untuk menyediakan dua orang dokter, sedangkan IHH menyediakan akomodasi berupa tenda, obat−obatan, tenda dan klinik berjalan. Namun hal ini masih memerlukan pembahasan lebih jauh dan koordinasi.

Meskipun aksi yang dilakukan cukup melelahkan, namun para relawan tetap semangat dalam mengemban tugas mulia ini. Salah seorang relawan, Romzy Mujtahid Da'wah mengatakan, "Saya merasa terharu ketika melihat seorang anak yang jari jempolnya patah namun tetap terlihat ceria, seolah−olah menunjukkan ketabahan, padahal rasa sakitnya sangat luar biasa. Dari situlah rasa semangat saya tumbuh," ujarnya.

Relawan PKPU lainnya, Hasan Juhanis mengatakan, "Saya sangat tersentuh saat melihat para pengungsi tidur hanya beralaskan koran dan kain yang terlihat kotor. Mereka pun makan hanya alakadarnya,” ujar Hasan. ”Inilah yang semakin menggugah hati saya untuk berupaya memberikan yang terbaik," tambah Hasan.

Koordinator Mahasiswa Indonesia, Abdul Kholik Saman, BA menyatakan kegembiraannya atas kerjasama yang telah dibangun antara Tim Kemanusiaan PKPU dengan para mahasiswa Indonesia. "Saya mendapatkan banyak pengalaman berharga atas keikutsertaan dalam momen kemanusiaan ini. Sungguh Tim Kemanusiaan PKPU telah menunjukkan kinerja yang sangat baik. Kita bisa belajar banyak dari Tim Kemanusiaan PKPU," ujar Abdul Kholik.

Hal lain yang membuat para relawan merasa betah adalah sikap hangat dan terbuka para warga di tenda pengungsi. Tak jarang mereka memberikan makanan atau sekedar mengucapkan salam dan bercakap. Tim Kemanusiaan PKPU diperlakukan sangat baik. (acep/pkpu)


−−Laporan Tim Kemanusiaan PKPU, Hilman Hakiem, SP langsung dari Pakistan.

 

:: RESUME
MUZAFFARABAD - Ketua Tim Medis Kemanusiaan PKPU, Dr. Amir Zuhdi, MHA didampingi Koordinator Mahasiswa Indonesia Abdul Kholiq Saman, BA melakukan aksi medis dengan memberikan pelayanan kesehatan di daerah pegunungan Muzaffarabad, Kashmir, Rabu (26/10/2005).
:: BERITA
copyright (c) 2006 by PKPU