2011, Napak Tilas Langkah Kepedulian PKPU Bandung
30 Desember 2011 07:39
BANDUNG - Tahun 2011 yang hanya tinggal beberapa hari lagi, kembali menjadi perjalanan panjang bagi Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU. Tidak selalu menjadi tolak ukur atau nilai keberhasilan jika aktivitas yang dilakukan hanya sekedar dari berapa dana yang berhasil dihimpun dan disalurkan, bukan pula seberapa banyak jumlah penerima manfaat yang sudah mendapatkan bantuan.
Itu hanya sekedar deretan angka-angka yang berhasil dikali, tambah, kurang dan dibagi, karena makna yang sesungguhnya adalah keberadaan lembaga ini di tengah-tengah banyaknya problematika yang terjadi di masyarakat.
Satu tahun kemarin akan menjadi sejarah kehidupan berharga untuk kembali merencanakan dan melakukan perbaikan-perbaikan. Untuk kebaikan bersama, semoga bukan termasuk orang yang hanya mendengarkan dan melihat sejarah melainkan sebagai pelaku sejarah.
Agar semakin jelas sekaligus menegaskan bahwa diri kita adalah bagian dari orang-orang yang senantiasa peduli, karena peduli adalah sebuah rasa dan sikap keberpihakan untuk senantiasa melibatkan diri dan menjadi bagian dari solusi dalam berbagai problematika yang terjadi di sekitar kita.
Apa yang disampaikan bukan ajang untuk mencari sensasi apalagi kesombongan dari sekian banyaknya kepedualian yang pernah dilakukan. Hal ini akan menjadikan pelajaran sekaligus cermin untuk bisa berlaku lebih baik lagi dalam perbaikan-perbaikan masyarakat. Menjadi inspirasi kebaikan bagi selainnya pun menjadi cita-cita keberadaan PKPU, sehingga akan menambah deretan panjang orang-orang atau lembaga yang peduli akan sekitarnya.
Sebanyak 328.443 jiwa yang tersebar di banyak kota dan kabupaten di Jawa Barat telah menjadi bagian dari perjalanan keberadaan PKPU di tahun 2011. Jumlah yang sangat kecil jika dibandingkan dari banyaknya masyarakat di Jawa Barat yang sarat akan kekurangan.
Memang belum bisa dikatakan representative sebagai perbaikan keadaan masyarakat, namun napak tilas perjalanan ini akan menjadi pemicu untuk memaksimalkan seluruh tenaga, fikiran dan potensi agar berlaku lebih baik lagi. Sehingga akan semakin banyak pula masyarakat yang terbantu, bukan sekedar hitung-hitungan angka semata, tapi kualitas yang bermanfaat.
Tak ada gading yang tak retak, terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaannya kepada PKPU untuk kembali disampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Semoga langkah-langkah kecil yang terjalin dalam hidup dan kepedulian menjadi sumbangsih bagi perbaikan masyarakat. Karena kita adalah sebaik-baiknya manusia, yang akan selalu menjadi manusia yang bermanfaat bagi selainnya. (PKPU/Ridha Fajar/Bandung)
