300 Super Teacher Ikuti Pelatihan PKPU
29 Juni 2012 11:04
YOGYAKARTA - Meningkatkan kualitas seorang pendidik baik dalam hal keilmuan maupun kemampuan mengantarkan pelajaran dengan baik kepada siswanya sangat mutlak dimiliki disaat profesi sebagai pendidik atau guru mulai diperhatikan oleh pemerintah melalui program sertifikasi guru.
Melalui program sertifikasi tersebut diharapkan setiap guru semakin profesional dalam mengajar sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan siswa. Dalam rangka mendukung meningkatkan profesionalisme pendidik, Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU Yogyakarta, Minggu (24/6/2012) di Balai Utari Gedung Mandala Bhakti Wanitatama Jln Laksda Adisucipto No 88 Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Guru “Super Teacher”.
Tema dalam pelatihan guru ini adalah “Guru Idola Sepanjang Masa”. Pelatihan yang akan dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB ini menghadirkan Fadli Reza Noor (Trainer Nasional) dan Pihasniwati S.Psi dan Gathut Satrio Winahyu, ST Trainer dari Pusat Psikologi Terapan Metamorfosa. Pelatihan ini diikuti sekitar 300 peserta guru dari wilayah DI Yogyakarta.
Pihasniwati dalam pelatihan tersebut menyampaikan beberapa langkah dalam membentuk karakter antara lain dengan pengenalan secara kognitif (knowing the good), penghayatan nilai secara afektif (feeling loving the good), dan pengamalan nilai secara nyata (acting the good).
Sementara itu, Fadli Reza Noor lebih menekankan bahwa permasalahan di dunia pendidikan tidak selalu pada anak didiknya tapi sebenarnya 1001 masalah itu bisa saja ada pada pengajar itu sendiri. “Menjadi seorang guru itu harus ekpsresif dalam memberikan pelajaran kepada siswanya,” ujar Fadli Reza.
Kegiatan ini merupakan program pemberdayaan guru yang dilakukan PKPU sebagai peran serta dalam perbaikan mutu pendidikan melalui peningkatan kualitas dan kapasitas guru, serta pembentukan karakter guru yang dikemas dalam bentuk pelatihan character building dan quantum teaching.
Setiyaningsih selaku ketua panitia menjelaskan tujuan dari pelatihan ini antara lain membangun paradigma guru yang tidak hanya sekedar mengajar di kelas tapi bisa menjadi idola bagi siswanya, meningkatkan kemampuan mengajar dengan metode quantum teaching, serta membangun kesadaran pentingnya kerjasama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh guru, maupun calon guru di DIY dan sekitarnya. Bahkan masyarakat umum juga boleh ikut karena pendidik tidak hanya di sekolah tapi bisa juga di rumah,” ungkap Setiyaningsih.
Di akhir pelatihan ini, sebagai bentuk kepedulian dan mengajarkan pendidikan karakter, PKPU Yogyakarta dan SMP Negeri 3 Pleret, Bantul menjalin kerjasama program tabung peduli ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Suripta, selaku Kepala Cabang PKPU Yogyakarta dan Drs Sambiyanti, M.Pd Kepala SMP Negeri 3 Pleret. (PKPU/Solihin/Yogyakarta)
Follow twitter: @PKPU
Fb Fanpage PKPU: PKPU Lembaga Kemanusiaan Nasional
