Kerajinan Bongsang, Penunjang Ekonomi Warga RT 003 Tegalwaru
31 Mei 2012 05:41
BOGOR - Salah satu kerajinan yang terdapat di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampe, Kabupaten Bogor yakni kerajinan pembuatan bongsang. Bongsang sendiri merupakan semacam wadah atau keranjang yang sering digunakan untuk menyimpan tahu, tape atau untuk oleh-oleh.
Bongsang terbuat dari bambu, tetapi tidak semua jenis bambu bisa dijadikan bahan pembuat bongsang, hanya bambu jenis bambu ali saja yang dapat dijadikan bahan pembuat bongsang, karena bambu jenis ini lebih mudah dibentuk, dan mempunyai kelenturan yang lebih baik bila dibandingkan dengan bambu jenis lainnya.
Kerajinan bongsang merupakan kerajinan yang telah lama dilakukan secara turun temurun oleh ibu-ibu rumah tangga di Desa Tegalwaru Ciampea ini. Dalam sehari, para ibu rumah tangga ini dapat menghasilkan 50 buah bongsang dengan harga Rp 15 ribu per 50 buah.
Ketua RT 003 RW 05 pak Karta mengatakan, hutan bambu di Desa Tegalwaru ini cukup luas dengan demikian stok bahan baku pembuatan bongsang tidak akan habis. “Hutan bambu ini merupakan nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kami, warga Tegalwaru untuk menopang ekonomi,” katanya.
"Permintaan bongsang ini cukup laris dipasarkan, disamping sebagai sumber penghidupan ekonomi warga disini. Kami juga berharap kerajinan bongsang di Desa Tegalwaru Ciampea ini dapat dikenal oleh masyarakat luas," ungkap pak Karta.
19 peserta Training of Trainers (TOT) Fasilitator program Indonesia Village Care PKPU ini berkesempatan ikut merasakan proses pembuatan kerajinan bongsang secara langsung di tengah-tengah warga RT 003 RW 05 serta kerajinan lainnya seperti tas, dompet, golok, tikar, dan lainnya. (PKPU/Yashar/Acep/Bogor)
