Latih 7 Sekolah Lakukan Penelitian dan Menulis Karya Ilmiah
25 Januari 2012 10:59
PADANG - Kerjasama Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU dengan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang dan CIMB Niaga dalam pelatihan profesionalitas guru telah menjadikan para guru mampu menulis dan meneliti untuk menghasilkan karya tulis ilmiah. Kesulitan dalam menulis karya tulis ilmiah ini hampir dirasakan oleh banyak guru di Sumatera Barat.
Selama satu tahun, sejak Februari 2011 lalu, PKPU bersama dengan FIS dan CIMB Niaga melakukan pelatihan kepada 200 an orang guru yang berasal dari 7 Sekolah Bantuan Gempa. Hasilnya, saat ini para guru sudah mampu memperlihatkan hasil karya mereka yang dipresentasekan dalam Seminar Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan Minggu (22/1/2012) di Gedung LPMP UNP Padang.
Seminar hasil karya ilmiah para guru ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Prof Dr H Irwan Prayitno dengan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Dian Wijaya, Kepala Cabang PKPU Padang H Faridansyah, Ketua Tim dari UNP Prof Syafri Anwar dan Dr Khairani serta Kepala Cabang CIMB Niaga Padang Teliana dan tamu undangan lainnya.
Sedangkan guru yang hadir berasal dari SDN 18 Air Tawar Timur Padang Utara, SDN 36 Cengkeh Padang, SDN 9 V Koto Timur, SDN 4 Koto Timur, SDN 7 Padang Sago, SDN 12 Nan Sabaris dan SDN 12 Punggung Lading di Kabupaten Padang Pariaman.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengungkapkan, kelemahan para guru selama ini memang pada kemampuan menulis. Banyak guru terkendala kenaikan pangkat karena tidak mampu menghasilkan karya ilmiah. Lebih penting lagi dalam mendorong anak didik melakukan penelitian. Meski sudah ada program sertifikasi guru, Irwan yang juga seorang pendidik ini mengakui hal ini belumlah cukup. Sebab masih ada guru yang mendapatkan sertifikasi tidak sesuai dengan ketentuan.
“Kelemahan guru, masih sedikit yang mampu menulis karya ilmiah. Dengan program PKPU bersama FIS dan CIMB ini merupakan langkah positif ditiru oleh pihak lainnya dalam memajukan pendidikan,” kata Irwan.
Kepala Dinas Pendidikan Padang, Dian Wijaya turut membenarkan jika kemampuan para guru, terutama guru SD sangat rendah dibanding SMP dan SMA di Kota Padang. Di samping itu SD mengalami banyak kekurangan guru.
Faridansyah, Kacab PKPU Padang mengungkapkan, seminar ini menjadi ajang pembuktian dari hasil pelatihan selama setahun diselenggarakan bersama FIS dan CIMB. Diharapkan para guru dapat menularkan ilmu tersebut kepada guru lainnya. PKPU akan terus berusaha membantu peningkatkan SDM terutama guru yang merupakan motor dalam pendidikan di daerah.
Menariknya, selama pelatihan itu dilaksanakan cerita Prof Dr Syafri Anwar, ada guru sampai berkeringat dingin dalam menampilkan hasil karyanya, sampai ada yang tiga kali ke kamar kecil karena stres. Tetapi sekarang mereka sudah terbiasa dan mampu mempresentasekan hasil karya mereka sendiri. (PKPU/Elfiyon Julinit/Padang)
