PKPU Gelar Workshop-Sosialisasikan Hasil Implementasi PRBBK
2 Januari 2012 11:03
PADANG - Pelaksanaan program Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK-SCDRR) dilaksanakan PKPU bersama UNDP sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Jorong Gurah dan Jorong Bawah Gunung, Nagari Batu Bajanjang, Kabupaten Solok.
Program telah setahun lebih digulirkan di kedua Jorong ini kian menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana Gunung Talang yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Masyarakat semakin mampu melakukan langkah mulai dari perencanaan hingga aksi di lapangan jika bencana itu benar-benar terjadi.
Keberadaan program PRBBK di Jorong Gurah dan Jorong Bawah Gunung yang memiliki kerentanan paling tinggi dari ancaman Gunung Merapi Talang ini turut diapresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Solok bersama jajaran Muspida, Wali Nagari dan unsur masyarakat lainnya.
Outpun suksesnya program ini terlihat dari pelaksanaan simulasi bencana dilaksanakan Selasa lalu, di mana masyarakat yang dikoordinir Forum PRB Gurah dan Bawah Gunung yang terbentuk dapat berperan banyak dalam proses tanggap bencana hingga evakuasi.
Ungkapan terima kasih dan harapan agar program ini terus dijalankan diungkapkan oleh berbagai kalangan yang hadir dalam worskhop/sosialisasi hasil implementasi PRBBK di Jorong Gurah dan Jorong Bawah Gunung dilaksanakan PKPU Padang di Aula Hotel Ceredek Solok, Kamis (28/12/2011).
Dalam pertemuan untuk melaporkan hasil program ini dihadiri oleh Unsur Pemkab Solok, Bappeda, BPBD Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Wali Nagari Batu Bajanjang, Ketua Jorong Gurah dan Bawah Gunung, Polsek dan Koramil Solok, Puskesmas, PVMBG, PPMU UNDP dan lainnya. Penyampaian hasil kerja ini dipaparkan langsung Kepala Cabang PKPU Padang H Faridansyah bersama Koordinator Dedi Abdu Kadir.
Keberhasilan program ini memunculkan sejumlah usulan agar program PRBBK ini diperluas kepada Jorong-Jorong lainnya disekitar Gunung Talang. PKPU turut diminta memberikan pendampingan dan program lainnya untuk masyarakat setempat. Pihak-pihak di Solok seperti kepolisian, koramil, puskemas dan pemerintah daerah menyatakan siap bermitra dan ingin tahu lebih banyak tentang PKPU.
Dalam pertemuan ini PKPU Padang menyampaikan sejumlah output telah dicapai dari program PRBBK yaitu dengan terbentuknya dua forum di masing jorong dan PRB di tingkat nagari, tersusunya rencana aksi komunitas dan mengenal lebih dalam kearifan lokal di tiap jorong,terlaksanannya simulasi dengan baik melibatkan partisipasi masyarakat, mulai dari evakuasi, penentuan titik kumpul.
Logistik dan lainnya. Dalam tiap tahapan program ini banyak melibatkan peran masyarakat karena kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana merupakan sasaran dituju. (PKPU/Elfiyon Julinit/Padang)
