Sekapur Sirih

PKPU Menyambut Hari Kemanusiaan Internasional

18 Agustus 2012 17:32

JAKARTA - Tahun 2012 ditandai dengan meningkatnya siklon tropis dan kekhawatiran akan munculnya berbagai dampak (multiplayer efect) sebagai akibat yang terjadi di Samudera Pasifik dan sekitarnya. Fakta menunjukkan bahwa dampak kerusakan dan jatuhnya korban jiwa yang ditimbulkan cukup besar. Sejumlah negara terkena imbas fenomena ini seperti Amerika, Kanada, China, Jepang, Korea, Philipina sampai Asia Tenggara.

Fenomena lain berhubungan dengan isu kemanusiaan dan penanganannya. Beberapa hambatan besar masih menghiasi wajah semua pihak yang terlibat didalamnya khususnya pegiat kemanusiaan. Mulai krisis kemanusiaan Rohingya, Suriah sampai terjadinya kelaparan dan kekeringan yang melanda Afrika bagian Utara.

Disaat yang sama selama kurun waktu 2010-2012 krisis di Palestina masih terus berlangsung dan menunjukkan peningkatan pergolakan yang menelan korban dan kerusakan harta benda. Sementara bencana alam yang melanda dunia seperti Gempa Italia dan Iran turut menambah daftar panjang untuk menemukan penyelesaian krisis kemanusiaan dunia.
 
Dari semua penyikapan rangkaian peristiwa ini ada satu proses yang masih menjadi tantangan besar dunia kemanusiaan. Adalah terhambatnya bahkan masih tertutupnya akses dalam mengemban misinya. Di era keterbukaan dimana mestinya semua pihak dapat dengan mudah berpartisipasi dan berkontribusi dalam penanggulangan krisis kemanusiaan. Aspek lain sejak dicetuskannya Hari kemanusiaan Dunia pada 2003 adalah jaminan keamanan yang masih menjadi tantangan utama para pegiat kemanusiaan.

Sulitnya misi kemanusiaan masuk kewilayah-wilayah tertentu seperti Palestina, Suriah, Rohingya di Myanmar dan Bangladesh, dan terakhir di Iran yang menolak bantuan internasional bahkan mengembalikan bantuan yang berasal dari Turki menjadi bukti bahwa ada hal penting dalam proses ini untuk segera dicarikan penyelesaiannya.
 
Oleh karena itu harus ada upaya bersama agar di tahun 2012 bersama melibatkan semua pihak.  Tentu bukan hanya domain pegiat kemanusiaan (volunteer). Disamping relawan, ada forum dan lembaga, NGO, pemerintah, militer, komunitas sipil, dan semua pihak. Oleh karena itu melalui momentum ini salah satu misi yang menjadi perhatian kita bersama adalah mengajak semua pihak untuk mempermudah semua akses dan batas-batas yang menghambat aktifitas kemanusiaan.

Misi dan bantuan kemanusiaan mencapai penerima manfaat adalah target penting dalam hal ini. Masyarakat dunia juga menghendaki mereka senantiasa hadir dan terlibat dalam setiap misi kemanusian. Keterwakilannya tentu melalui relawan dan bantuan kemanusiaan. Nuansa kehadiran masyarakat dunia dalam lingkungan dan komunitas penerima manfaat dimanapun.

Tanpa pembatas geografis, hambatan birokrasi dan militer, kesulitan perbedaan latarbelakang, budaya dan bahasa bahkan ancaman keamanan. Saatnya memahami bahwa “Kemanusiaan Menembus Batas” (Humanity Through The Boundaries). Dari masyarakat dunia untuk penerima manfaat dimanapun (People To People). Semoga dengan slogan ini siapapun dapat merasakan manfaatnya.

Selamat Hari Kemanusiaan Internasional 19 Agustus 2012



Agung Notowiguno
CEO
 

telah dibaca 585 kali
Bookmark and Share
Tag: pkpu agung notowiguno lembaga kemanusiaan hari kemanusiaan internasional sekapur sirih ceo pkpu

Lihat arsip berita »

Copyright © 2001-2013 - PKPU (Lembaga Kemanusiaan Nasional). Semua hak dilindungi.

Grha Peduli PKPU Jl. Raya Condet No. 27-G Batu Ampar Jakarta Timur 13520

Telp. 0804 100 2000 Fax: (021) 87780013 email: welcome@pkpu.or.id "23/05/13 : 19:24:06